alderine

Sepatah Kata

Archive for December 2012

Untuk Kelabu Siang Ini

leave a comment »

Bandung 19 Desember 2012.

Untuk kelabu siang ini.

Dengan segala kerendahan hati,

Terima kasih telah hadir di sini menghapus kerinduan pada mendung yang menggulung-gulung. Terima kasih telah mengingatkan kembali betapa kecilnya diri di hadapan langit. Bahwa ada hal yang sangat besar. Bahwa ada hal yang begitu kuat. Sejatinya tempat berteduh hanya pelindung semu.

Bilamana kau sudah jenuh. Maka aku ingin menitipkan remah-remah air mata pada tetesanmu yang rontok itu. Biar ia mengalir bersamamu menuju samudra. Biar hanya aku dan kau yang tahu bila kadang kelopak mata sudah tak sanggup membendung.

Tapi hanya remah-remah yang kutitipkan. Karena sejatinya air mata itu akan kuteguk seluruhnya. Biar hanya remah yang tumpah tak sempat diteguk. Biar hanya Tuhan dan aku yang tau. Mendung yang menggulung-gulung juga hadir dalam diri kini.

Advertisements

Written by Alderine

December 24, 2012 at 2:34 pm

Cinta yang Tumbuh Bersama Waktu

leave a comment »

Bagi saya cinta itu perlu waktu. Minimal hingga kelas 4 SD saya sadar betapa mama rela melakukan apa saja demi yang terbaik untuk anak-anaknya. Atau dalam hal lain, cinta datang seiring bulan yang terus berganti dalam kebersamaan.

Waktu yang menyembuhkan. Waktu juga yang menumbuhkan.

Begitu pula dengan seorang ibu. Saat mengandung selalu bersama. Tiap jam. Tiap menit, detik. Bersama dalam tiap hembusan nafas.

Tak peduli betapa sakit itu menyayat-nyayat. Segalanya dilakukan. Penuh kehati-hatian demi kesempurnaan masa depannya.

Maka saat ia hadir dengan tangis yang memecah kesunyian. Itu bukan sekedar cinta pada pandangan pertama. Ibunda telah mempertaruhkan nyawanya demi kehadiranmu di dunia ini..

Dan jangan lupakan. Ibunda lah yang menyaksikan ia tumbuh besar. Yang menangkupkan tangan penuh kerendah hatian memohon kepada Tuhan. Yang menyelipkan namanya dalam setiap sujudnya.

Anakku. Saat kau dewasa nanti. Jangan lupakan ibunda bahwa kaulah segalanya bagiku. Kau tak pernah benar-benar sendiri. Kau selalu memilikiku sebagai tempat kembali.

15 Desember 2012
terinspirasi dari mama kucing himpunan :”

Written by Alderine

December 15, 2012 at 11:32 am

Posted in Prosa Prematur