alderine

Sepatah Kata

leave a comment »

“Ketika Indonesia, hanya satu-satunya kata yang bisa mereka eja…”
Pidato kapten Rachmat Cahyono Lasama, 9 November 2012 dalam menutup Upacara Bendera HMFT-ITB dalam rangka memperingati hari pahlawan.

kacakusam

Masa kampus, mahasiswa ITB, Pemuda-pemudi Indonesia

Esok  hari adalah hari peringatan setiap jasa, keringat dan darah anak negri yang rela berkorban membangun bangsa. Bangsa Indonesia.

Tanah tempat kita berpijak. Rumah kita bernaung.

Sejak awal Indonesia ini tak pernah sepi dari kisah kepahlawanan, dan sungguh tak akan pernah sepi.

67 tahun yang lalu, saat kemerdekaan yang telah diraih oleh para pahlawan diguncang kembali oleh penjajah, NICA, dan Inggris. Tak gentar pemuda pemudi Indonesia mempertahankannya.

Jendral Soedirman dalam Pertempuran Ambarawa

Muhammad Toha yang rela mengorbankan dirinya untuk mempertahankan pertiwi dalam Bandung lautan api

Bung Tomo dalam pertempuran Surabaya

200.000 penduduk bandung yang rela membakar rumahnya sendiri

Rakyat Jogja dalam Penyerbuan Kotabaru Yogyakarta

Pertempuran Medan Arena

Dan Pertempuran 5 hari di semarang

Nilai-nilai itu. Nilai yang dibawa oleh para pahlawan yang telah mendahului kita tidak berakhir pada 67 tahun yang lalu. Tapi berlanjut hingga sekarang.

Wahai massa kampus, mahasiswa  ITB, pewaris kepahlawanan.

View original post 347 more words

Advertisements

Written by Alderine

November 16, 2012 at 12:18 pm

Posted in Kemahasiswaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: