alderine

Sepatah Kata

Time Heals Every Wound.

leave a comment »

Ada sebuah frasa paling menarik yang pernah saya dengar. Berulang kali. Dari buku, yang terakhir saya baca dari Andrea Hirata, Cinta Dalam Gelas. Dari film, A Moment To Remember. Juga dari kawan dan rekan-rekan. Sangat tak asing, dan terdengar berulang-ulang.

Waktu menyembuhkan segalanya.

Aku percaya itu. Waktu menyembuhkan segalanya, selama kita mau berusaha.

Tapi terkadang waktu gagal.

Waktu gagal mengobati saat luka tak sengaja terkoyak kembali, meski sekuat apapun aku berusaha menutupi. Waktu harus datang perlahan lagi, hingga ia terobati. Dan luka, ia harus tersembunyi, agar tak koyak lagi.

Tapi bagaimana jika luka, terpaksa terkoyak, lagi? Sampai berapa lamakah harus menunggu?

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

27 Oktober 2012, 21:49, malam hari setelah hujan.
Luka itu belum sembuh, aku hanya tak ingin merasa-rasa. Tapi sakit itu datang lagi.

Be strong, Alde!

Advertisements

Written by Alderine

October 27, 2012 at 2:50 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: