alderine

Sepatah Kata

Maintaining the Good Relationship

leave a comment »

“To be happy with a man you must understand him a lot and love him a little.
To be happy with a woman you must love her a lot and not try to understand her at all.”
Helen Rowland

Quote ini saya temukan di salah satu bukunya mbak Helen Rowland, tapi saya lupa yang mana. Yang jelas ada dua buku beliau yang pernah saya baca, The Widow dan Reflections of a Bachelor Girl. Keduanya dibuat di 1900an awal (atau 1800 akhir? Saya lupa persisnya, dekat pergantian abad yang jelas).

Sekali membaca quote ini, jelas langsung ingat, sulit sekali melupakannya. Untuk berbahagia dengan pria, seorang wanita perlu memahami, dan mencintai secukupnya. Untuk berbahagia dengan wanita, seorang pria tidak perlu memahaminya, cukup mencintai saja sepenuh hati. Seems legit.

Bukankah jika dipikir ulang, seseorang yang mencintai pasti memahami? Logikanya begitu, tetapi nyatanya tidak. Karena memahami tidak membutuhkan cinta, hanya membutuhkan empati serta kemampuan analisis. Dan terkadang, meskipun kita sudah mencintai sepenuh hati, kita belum bisa memahami keadaan orang yang kita cintai. Betul, tidak?

Kembali ke quotes tadi. Kalimat pertama. To be happy with a man, you must understands him a lot and love him a little. Mengapa demikian?

Sebagai perempuan, saya sangat setuju dengan kalimat ini. Ketika cinta seorang perempuan bertambah besar, umumnya seorang wanita hanya menuruti emosinya, sedang cinta adalah salah satu bentuk emosi. Wanita makhluk perasa, cenderung menggunakan emosinya dalam memutuskan sesuatu. Semakin besar cintanya, semakin besar emosinya, betul tidak?
Nah sayangnya, emosi yang besar ini nggak selalu dalam bentuk emosi yang positif. Mungkin yang laki-laki tau lah ya para cewek ABG labil sesering apa mengatakan ‘Jadi kamu udah nggak sayang sama akuh?’ dengan logat FTV gitu. Yaa itu salah satu bentuk cinta yang uncontrolled. Padahal nggak ada yang salah dengan cinta yang besar. Jadi bagaimana seharusnya?
Saran saya seperti kata mbak Helen Rowland. Memahami. Baik saja mencintai sebesar mungkin, tetapi jangan lupa untuk memahami lebih lagi. Dengan memahami, kita dapat mengikuti alur berpikir laki-laki dan perempuan yang berbeda. Dengan memahami, kita dapat mengerti behaviour seorang laki-laki, alasan dari segala perbuatan, hingga apa yang akan dilakukannya nanti 😉

Kebetulan selama 2 tahun terakhir saya nggak ada masalah dalam berhubungan dengan laki-laki. Ada sih, tapi nggak diaggap :-p Naah kalau hubungan pertemanan dengan perempuan, saya jenuh juga. Mungkin karena nggak merasa urgency untuk loving others yaa, selain orang-orang yang istimewa seperti keluarga (dan calon keluarga). Makanya saya sering kesal sendiri. Ketika PMS galau nggak karuan, eh ketika senang saya ditinggal. Giliran saya butuh, eh malah ditinggal ke diskon di toko. Oke maaf ini curhat hahaha.

Tetapi adakah yang bisa memberi saya advice dalam maintaining good friendship with the other woman, untuk wanita yang (agak) nggak wajar seperti saya?

Advertisements

Written by Alderine

July 17, 2012 at 10:27 am

Posted in Opini, Seputar Saya

Tagged with

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: