alderine

Sepatah Kata

Wanita dan Berhias Diri

with one comment

Entah mengapa, saya kembali pada kondisi beberapa tahun lalu. Mungkin sekitar 4-5 tahun lalu, saat saya masih kelas 1 SMA. Kondisi mempertanyakan, ‘Mengapa wanita harus berdandan / berhias diri?’

Sejak kecil hingga (setidaknya) menamatkan Sekolah Dasar, saya hidup dengan nilai-nilai dan norma-norma yang orang tua saya (terutama ibu) tanamkan, berdasarkan alasan logis dan rasional. Ayah saya, seorang scientist, terbiasa menerapkan kerangka berpikir logis dalam segala aspek kehidupan. Sedang ibu saya, seorang dokter, menekankan etika dalam berperilaku serta bertutur — tentu dengan alasan yang jelas.

Hasilnya, hingga saat ini, saya sulit menerima nilai/norma yang menurut saya cukup abstrak, tidak ada parameter, terlalu subjektif, dan tidak general, seperti hal-hal yang berbau mistis dan juga kecantikan wanita. Kecantikan?

Awal mula saya menyadari bahwa ada ‘norma keindahan fisik’ yang berlaku di masyarakat adalah saat saya sedang duduk di bangku sekolah menengah. Saat itu, saya baru pertama kali merasakan menjalin hubungan dengan laki-laki (ehm), dan dia bersikeras mengajak saya ke salon. Untuk facial, katanya. Lebih jauh dari itu, ia juga ingin membelikan baju-baju dan menyuruh saya tidak lagi menggunakan baju-baju milik saya, yang katanya out of date, tidak pantas, dan sebagainya.

Untuk facial, saya nurut-nurut saja, itu facial pertama dan satu-satunya yang pernah saya jalani dalam hidup :p . Tapi kalau sampai masalah baju, nanti dulu. Setelah melewati berbagai dialog dalam pikiran saya, saya menolak. Yah untung saja akhirnya kami tidak berlanjut karena ada masalah lain. Eh?

Baju-baju milik saya, kebanyakan adalah warisan, sisanya ibu yang membelikan. Saya adalah anak bungsu dari 3 bersaudara, dan satu-satunya perempuan. Saya mendapat warisan baju tidak hanya dari ayah/ibu semasa muda, tetapi juga nenek dari ibu, bahkan kakak sepupu. Bukan hanya baju perempuan, tetapi juga baju laki-laki.
Dan sejak kecil, nilai yang orang tua saya ajarkan dalam berpakaian adalah ‘sopan dan rapi’. Sopan dan rapi di sini dimaksudkan untuk menghargai kerabat yang ditemui dalam pakaian yang digunakan. Sebatas menghargai saya rasa, tidak lebih. Bukan untuk tampak lebih cantik, untuk mengikuti fashion, apalagi untuk pamer.
Lucunya, baju-baju yang dibilang ‘out of date’ itu masih saya gunakan hingga kuliah sekarang. Dan rata-rata teman-teman saya suka cara saya berpakaian, jadi saya rasa ini masalah trend dan selera saja.

Yang kedua masalah kecantikan. Hmm saya sejujurnya tidak tertarik untuk berdandan. Namun saya sangat suka membersihkan diri. Saya rajin mandi lho, setiap hari, bahkan bisa 4 kali sehari jika ingin. Waktu yang saya habiskan untuk mandi pun rata-rata di atas 30 menit. Hmm.
Itu masalah kebersihan. Karena bersih pangkal sehat kata peribahasa. Saya bersih karena tentu saja ingin menjaga kesehatan. Lalu bagaimana dengan kecantikan?

 

Kosmetik, banyak sekali, untuk apa?

 

Jika anda berkunjung ke kamar kosan saya, mungkin kosmetik yang anda temukan hanya susu pembersih wajah dan sebuah sisir, itupun kalau mereka digolongkan kosmetik. Saya tidak punya bedak, apalagi make up yang namanya aneh-aneh itu. Karena saya belum mengerti bagaimana urgensi berdandan.

Agar pesona lebih terpancar? Buat apa pesona diumbar-umbar? Toh tanpa pesona — yang dipaksakan terlihat dengan berhias, manusia masih dapat berossialisasi seperti biasanya.
Untuk mempercantik diri? Lalu jika sudah cantik buat apa? Okelah jika sudah punya pasangan, jika belum?

Ada yang bisa bantu menjawab? 🙂

Advertisements

Written by Alderine

June 6, 2012 at 8:56 am

Posted in Opini, Seputar Saya

One Response

Subscribe to comments with RSS.

  1. penjawab pertama: mbak avi melati 🙂
    abukertas.tumblr.com/post/24536997118/kacamata

    alderine

    June 6, 2012 at 3:42 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: