alderine

Sepatah Kata

Berkawan dengan Sepi

leave a comment »

Sudah beberapa hari ini aku berkawan dengan sepi.
Sepi tak menuntut banyak — ia rela berbincang dalam sunyi.

 

Sepi kini menjadi kawan setia.
Saat gemuruh alam pikiran mulai membadai, sepi lah yang mulai meredakannya.
Saat terlampau cepat imaji berganti hingga tak sempat membuah tinta — apalagi bicara.

 

Hanya sepi, yang mengerti ritmeku memikir.

 

Dan sepi kian memikat.

Advertisements

Written by Alderine

June 1, 2012 at 2:10 am

Posted in Prosa Prematur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: