alderine

Sepatah Kata

Alter Ego

leave a comment »

Sejumput ragu menyirami beribu tanya, terbungkam deras metafor klise. Terseret semakin jauh, berpaling.

Jejak terekam, tercecer dalam fragmen-fragmen antara belenggu hari kemarin dan refleksi kemudian. Dian menyapa nanar. Memaksa menyeruput luka, memuntahkan rasa. Pahit.

Mengikuti naluri, yang tanpa sadar terbudak nafsu. Alter ego berkuasa, memaki eksistensi nurani. Ego berkelit, berambisi menang.

Dalam sekedip bayang, refleksi menghantui. Dua hati tercabik, konsekuensi bagi kejayaan ego dan nurani yang terabai. Semakin jauh, semakin kuat.

Ya, jalan sudah ditempuh, ego yang memilih. Nurani berontak. Haruskah kembali ke persimpangan jalan?

Homogenic – Seringan Awan

Advertisements

Written by Alderine

May 7, 2012 at 12:41 am

Posted in Prosa Prematur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: